Penyakit Mata Keratis dan Ulkus Kornea

Di postingan ini kami akan jelaskan perihal penyakit mata keratis dan ulkus kornea. Radang kornea (Keratitis) biasanya diklasifikasikan dalam lapis kornea yang terkena yaitu seperti keratitis superficial, intertisial atau profunda. Keratitis dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kurangnya air mata, keracunan obat, reaksi alergi terhadap pengobatan topical yang di berikan dan reaksi terhadap konjungtivitis menahun. Keratitis akan memberikan gejala mata merah, rasa silau dan merasa kelilipan.

Penyakit Mata Keratis dan Ulkus Kornea

Penyakit Mata Keratis dan Ulkus Kornea

Ulkus kornea biasanya terjadi sesudah terdapatnya trauma yang merusak epitel kornea. Riwayat trauma bisa saja hanya berupa trauma kecil seperti abrasi oleh karena benda asing, atau akibat insufisiensi air mata, malnutrisi, ataupun oleh karena penggunaan lensa kontak.

Peningkatan penggunaan lensa kontak beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang dramatis terhadap angka kejadian ulkus kornea, terutama oleh Pseudomonas aeroginosa. Sebagai tambahan, penggunaan obat kortikosteroid topikal yang mula diperkenalkan dalam pengobatan penyakit mata menyebabkan kasus ulkus kornea lebih sering ditemukan. Perjalanan penyakit ulkus kornea dapat progresif, regresi atau membentuk jaringan parut.

Keratitis pungtata merupakan keratitis yang terkumpul di daerah bowman dengan infiltrat berbentuk bercak-bercak halus. Keratitis pungtata disebabkan oleh hal-hal yang tidak spesifik dan dapat terjadi pada :

  • moluskum kontangiosum,
  • akne rosasea,
  • herpes zooster,
  • herpes simpleks,
  • blefaritis,
  • keratitis neuroparalitik,
  • infeksi virus,
  • dry eyes,
  • trauma radiasi,
  • lagoftalmus, dan
  • keracunan obat.

Keratitis pungtata sangat sering ditemukan mengingat etiologi dari penyakit ini berasal dari berbagai faktor eksogen. Seperti benda asing pada bagian dalam palpebra, lensa kontak, asap dan lain-lain.

Keratitis pungtata superfisial sangat sering ditemukan mengingat etiologi dari penyakit ini berasal dari berbagai faktor eksogen seperti benda asing pada bagian dalam palpebra, lensa kontak, asap, dan lain-lain. Penyakit ini pun dapat berupa gejala sekunder dari keratitis jenis lain. Keratitis pungtata superfisialis ini pun dapat disebabkan oleh faktor endogen yaitu Thygeson disease.

Etiologi Keratis dan Ulkus Kornea
  1. Infeksi virus merupakan penyebab utama. Virus yang sering menginvasi ialah herpes zoster, adenovirus, epidemic keratoconjunctivitis, pharyngo-conjunctival fever dan herpes simpleks.
  2. Infeksi chlamydia termasuk di dalamnya trachoma dan konjungtivitis inklusi.
  3. Lesi toksik dapat berasal dari toksin staphylococcal yang berhubungan dengan blepharokonjungtivitis.
  4. Lesi tropik seperti keratitis exposure keratitis dan neuroparalytic keratitis.
  5. Lesi alergik seperti vernal keratokonjungtivitis.
  6. Lesi iritasi merupakan efek dari beberapa obat seperti idoxuridine.
  7. Gangguan kulit dan membran mukosa seperti acne rosacea dan pemphigoid.
  8. Dry eye syndrome seperti keratoconjunctivitis sicca.
  9. Penyakit idiopatik seperti Thygeson superficial punctate keratitis and Theodore’s superior limbic keratoconjunctivitis.
  10. Photo-ophthalmitis.

Klasifikasi Keratis dan Ulkus Kornea

Keratitis dan Ulkus Kornea dapat di bagi berdasarkan :

  1. Keratitis epithelial
  2. Keratitis Stroma
  3. Keratitis Endotelial
  4. Keratitis Bakterial
  5. Keratitis Viral
  6. Keratitis Herpes Simplex
  7. Keratitis Herpes Zooster
  8. Keratitis Jamur
  9. Ulkus kornea akibat jamur
  10. Ulkus kornea akibat bakteri
  11. Ulkus kornea akibat virus

Komplikasi dan Prognosis Keratis dan Ulkus Kornea

  1. Stadium infiltrasi progresif
  2. Stadium ulserasi aktif
  3. Stadium regresi
  4. Stadium sikatrik
  • Nebula
  • Makula
  • Leukoma
  • Leukoma adherens
  • Stafiloma kornea

Prognosis Keratis Dan Ulkus Kornea

Prognosis tergantung dari kedalaman ulkusnya serta ada atau tidak adanya komplikasi.

Sekian informasi terkait dengan penyakit mata keratis dan ulkus kornea, kami harap postingan kali ini berguna untuk kalian. Tolong postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *